SenandungRasaMedia
– Gempa bumi di
cianjur menyisakan duka yang mendalam bagi warga cianjur, pasalnya dikonfirmasi
hingga saat ini terdapat 56.320 rumah yang rata dengan tanah, korban meninggal
dunia hingga 272 orang warga, disertai 161 kali gempa susulan yang terdeteksi oleh
BMKG.
Korban meninggal
dunia sepertinya akan terus bertambah karena sebanyak 39 orang hilang belum
ditemukan hingga saat ini, petugas satuan gabungan TNI, Polri dan relawan masih
terus mengupayakan pencarian korban untuk di evakuasi, bagaimana tidak pada
titik utama gempa di desa cugenang dipastikan masih terdapat belasan korban
yang tertimbun material longsor.
Sementara itu
banyaknya korban selamat yang belum mendapatkan pasokan bantuan, tenda yang kurang
memadai, kekurangan air bersih, kekurangan makanan dan minuman, terlihat masih
banyak posko yang terdapat korban meninggal dunia yang belum dikuburkan dengan
layak karena kurangnya kain kafan.
Namun tak
disangka banyak warga dan komunitas yang tidak terdampak gempa memberikan
empati bagi korban terdampak yang sangat memprihatinkan, selain bantuan dari
pemerintah, komunitas warga juga ikut andil memberikan bantuan kepada warga
terdampak parah oleh gempa berupa baju layak pakai, makanan dan minuman.
Terlihat Presiden
Jokowi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, hingga para tokoh politik lain meninjau
datang bergantian ke lokasi terdampak gempa untuk memberikan perhatian secara
khusus dan membantu meringankan beban warga.
Selain itu
BMKG mewanti-wanti kepada warga cianjur agar tetap waspada terhadap gempa
susulan yang akan terjadi, namun hingga saat ini gempa susulan yang terjadi
terus melandai seiring berjalannya waktu, Kepala BMKG mengatakan :
"Gempa-gempa
susulan itu sebagian besar tidak dirasakan, dan yang bisa mencatat adalah alat,
dan ada beberapa yang dapat dirasakan. InsyaAllah, dalam kurun waku empat hari
kedepan, gempa-gempa susulan tersebut sudah reda dan stabil," ungkap
Dwikorita di Cianjur.

0 comments:
Post a Comment