Senandung Rasa Media Home

Senandung Rasa Media

Update berita terkini dan karya sastra.

Senandung Rasa Media

Update berita terkini dan karya sastra.

Senandung Rasa Media

Update berita terkini dan karya sastra.

Senandung Rasa Media

Update berita terkini dan karya sastra.

Showing posts with label nasional. Show all posts
Showing posts with label nasional. Show all posts

Friday, December 2, 2022

Pasca Gempa Yang Merusak Ribuan Rumah Cianjur, Pemerintah Memberikan Bantuan Rp 500 Ribu/Bulan Untuk Korban Terdampak


 

SenandungRasaMedia – Pasca gempa 5,6 Magnitudo di Cianjur, para korban mendapatkan kabar dari pemerintah bahwasannya akan ada bantuan bagi warga cianjur yang menjadi korban terdampak gempa, setiap korban gempa akan mendapatkan santunan bantuan dari pemerintah sebesar Rp. 500 ribu perbulan untuk membayar sewa rumah.

Kabar tersebut disampaikan secara langsung oleh Bupati Cianjur yakni Herman Suherman dalam konferensi pers daring pada senin, 28 November 2022. Dalam konferensi pers daring tersebut Bupati Cianjur menjelaskan bahwa setiap korban terdampak gempa akan mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Para korban seolah mendapat angin segar pasca gempa 5,6 magnitudo yang mengguncang Cianjur beberapa waktu lalu, bagaimana tidak banyaknya korban terdampak gempa yang kehilangan rumah seakan mendapatkan harapan baru dari pemerintah tentang bantuan tersebut.

Bupati Cianjur menyampaikan “Bagi masyarakat yang rumahnya rusak ambruk itu dipersilahkan ke rumah saudaranya, diberikan uang sewa Rp500 ribu per bulannya,” ujar Bupati Cianjur dalam konferensi pers daring.

Kendati demikian bupati cianjur menyampaikan jika saat ini masih harus waspada terhadap gempa susulan, namun ada surat terbuka mengenai situasi saat ini gempa susulan semakin lama semakin melandai, Kepala BMKG dan Bupati Cianjur menghimbau jika warga yang mengungsi sudah bisa Kembali lagi kerumah yang tidak terlalu terdampak.

Selain itu situasi terkini pasca gempa, bantuan dari berbagai kalangan tak henti-hentinya berdatangan untuk korban terdampak gempa Cianjur di lokasi pengungsian, bantuan tersebut berupa makanan, minuman, hingga pakaian untuk para pengungsi.

Thursday, November 24, 2022

Update Gempa Cianjur : Gempa Susulan Sebanyak 161 Kali, Rumah Rata Dengan Tanah 56.320, 272 Warga Meninggal Dunia

 



SenandungRasaMedia – Gempa bumi di cianjur menyisakan duka yang mendalam bagi warga cianjur, pasalnya dikonfirmasi hingga saat ini terdapat 56.320 rumah yang rata dengan tanah, korban meninggal dunia hingga 272 orang warga, disertai 161 kali gempa susulan yang terdeteksi oleh BMKG.

Korban meninggal dunia sepertinya akan terus bertambah karena sebanyak 39 orang hilang belum ditemukan hingga saat ini, petugas satuan gabungan TNI, Polri dan relawan masih terus mengupayakan pencarian korban untuk di evakuasi, bagaimana tidak pada titik utama gempa di desa cugenang dipastikan masih terdapat belasan korban yang tertimbun material longsor.

Sementara itu banyaknya korban selamat yang belum mendapatkan pasokan bantuan, tenda yang kurang memadai, kekurangan air bersih, kekurangan makanan dan minuman, terlihat masih banyak posko yang terdapat korban meninggal dunia yang belum dikuburkan dengan layak karena kurangnya kain kafan.

Namun tak disangka banyak warga dan komunitas yang tidak terdampak gempa memberikan empati bagi korban terdampak yang sangat memprihatinkan, selain bantuan dari pemerintah, komunitas warga juga ikut andil memberikan bantuan kepada warga terdampak parah oleh gempa berupa baju layak pakai, makanan dan minuman.

Terlihat Presiden Jokowi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, hingga para tokoh politik lain meninjau datang bergantian ke lokasi terdampak gempa untuk memberikan perhatian secara khusus dan membantu meringankan beban warga.

Selain itu BMKG mewanti-wanti kepada warga cianjur agar tetap waspada terhadap gempa susulan yang akan terjadi, namun hingga saat ini gempa susulan yang terjadi terus melandai seiring berjalannya waktu, Kepala BMKG mengatakan :

"Gempa-gempa susulan itu sebagian besar tidak dirasakan, dan yang bisa mencatat adalah alat, dan ada beberapa yang dapat dirasakan. InsyaAllah, dalam kurun waku empat hari kedepan, gempa-gempa susulan tersebut sudah reda dan stabil," ungkap Dwikorita di Cianjur.

Thursday, November 17, 2022

Presiden Prancis dan Staff Terlihat Sedang Berjalan Kaki Menuju Lokasi KTT G20 Bali, Warga Mengerumuninya Untuk Foto Bersama

 


SenandungRasaMedia Terlihat Presiden Prancis serta staffnya tengah berjalan kaki ke lokasi KTT G20 Indonesia, hal yang sangat unik ini terjadi lantaran jalanan yang sedang mengalami kemacetan yang menyebabkan Presiden Prancis harus berjalan kaki. Presiden Prancis sangat ramah tersenyum kepada masyarakat yang mengerumuninya dan terlihat menggendong bayi dari salah satu masyarakat.

 

Hal ini menjadi keunikan tersendiri bagi gelaran KTT G20 Indonesia yang tengah berlangsung kemarin, lantaran seorang Presiden Prancis berjalan kaki di jalanan Garuda Wisnu Kencana Bali usai makan malam kehormatan untuk menuju lokasi acara KTT G20 Indonesia.

 

Masyarakat yang hadir pun tak melewatkan kesempatan yang ada untuk mengabadikan foto Bersama Presiden Prancis tersebut dan wartawan tak mau kalah untuk meliput kejadian unik yang terjadi di perhelatan KTT G20 yang mempertemukan para kepala negara dunia.

 

Tak lama berselang Presiden Prancis dan staffnya pergi menuju lokasi KTT G20 Indonesia sembari di kawal dan di dampingi oleh para aparat Polisi dan TNI yang turut ikut andil bertugas memberikan pengamanan dalam gelaran KTT G20 Indoensia yang berlangsung di Bali tersebut.

 

Presiden Prancis sangat ramah tersenyum sembari melambaikan tangannya kepada masyarakat yang mengerumuninya dan terlihat menggendong bayi dari salah satu masyarakat dan kejadian tersebut sontak menjadi bagian momentum unik.

 

KTT G20 Indonesia di Bali tentu akan menjadi memori yang sangat akan terkenang bagi para Kepala Negara yang hadir, mengingat makanan lezat dan perlakuan masyarakat Indonesia yang sangat ramah sekaligus unik di mata para kepala Negara yang hadir salah satunya Presiden Prancis.

Friday, November 11, 2022

Penghadangan dan Pengusiran Tim Sepeda Greenpeace Jelang KTT G20 di Probolinggo Merupakan Pembatasan Kebebasan Berpendapat, Benarkah?

SenandungRasaMediaTelah Beredar kabar penghadangan dan pengusiran tim sepeda Greenpeace di Probolinggo Jelang KTT G20 merupakan suatu bentuk pembatasan kebebasan berpendapat. Padahal kegiatan tim sepeda Greenpeace bertujuan untuk mengkampanyekan bahaya krisis iklim kepada masyarakat, mendokumentasikan nya, serta mempromosikan gaya hidup minim jejak karbon melalui bersepeda. 

Rentetan kejadian pembatasan tersebut merupakan kegiatan jelang perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang tak hanya dialami oleh Greenpeace. Beberapa organisasi masyarakat sipil di Bali mengalami hal serupa, bahkan ada yang kegiatannya sampai dibubarkan. Dengan adanya penghadangan dan pengusiran tim sepeda Greenpeace jelang KTT G20 di Probolinggo merupakan pembatasan kebebasan berpendapat, benarkah?

Kabarnya masyarakat Bali mengalami hal serupa, pasalnya kegiatannya ada yang sampai terpaksa terhenti pada saat itu, maraknya kejadian pembatasan kebebasan berpendapat ini terjadi jelang KTT G20. Salah satunya yang terjadi di Probolinggo yang melibatkan tim sepeda Greenpeace di Probolinggo yang seakan dibatasi dalam kebebasan berpendapat, padahal kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang sangat positif.

Menanggapi hal tersebut Greenpeace Indonesia mengadakan konferensi pers pada Rabu, 9 November 2022 Pukul 10.00 - 12.00 WIB yang melibatkan beberapa narasumber seperti Leonard Simanjuntak selaku Kepala Greenpeace Indonesia, M. Isnur selaku Ketua Umum YLBHI, Ahmad Ashov mewakili Bersihkan Indonesia, Choirul Anam selaku Komisioner Komnas HAM RI, Rafii Fuji Berkah selaku Tim Pesepeda.

Langkah konferensi pers tersebut di ambil karena menimbulkan polemik dan keresahan sulitnya mengemukakan pendapat bagi para aktivis yang menggaungkan pendapat mengenai kebersihan lingkungan. Seperti yang kita ketahui nama Greenpeace Indonesia berdiri sejak tahun 1971, motivasi dan visi untuk menjadikan dunia menjadi hijau dan damai berawal. Sekelompok aktivis berlayar dari Vancouver, Canada dengan kapal nelayan tua, Phyllis Cormack. Mereka adalah para aktivis pendiri Greenpeace, mereka percaya bahwa setiap orang dapat melakukan perubahaan.

Dokumentasi foto milik @Kaniasesaa dalam Instagram 


Wednesday, November 9, 2022

Sosok Kebaya Merah Yang Tengah Viral Sudah Ditangani Oleh Pihak Berwajib, Begini Penampilan Mereka Berbaju Orange!

SenandungRasaMediaSetelah beberapa waktu video panas kebaya merah viral dan meresahkan hingga saat ini dikalangan masyarakat, akhirnya sosok tersebut telah terungkap dan tertangkap di kota Surabaya bersama pasangan laki-lakinya dalam video oleh pihak kepolisian Surabaya, keduanya di ringkus dengan cepat dan sigap oleh pihak kepolisian 2 hari lalu dan dipaksa menggunakan baju orange setelah berkebaya merah.

Alih-alih videonya yang viral akan mendapatkan pundi-pundi uang yang banyak, namun sial harus tertangkap kepolisian, kini sosok kebaya merah dan pasangan laki-lakinya dalam video telah memakai baju tahanan berwarna orange dan ditangani oleh pihak berwajib, keduanya nampak letih dan lesu dihadapan para wartawan ketika dimintai keterangan.

Kabarnya video yang direkam telah mencapai 92 video dengan berbagai macam tema, durasi dan bayarannya yang tak seberapa tergantung orderan yang di minta oleh pemesan dalam dan luar negeri, terdapat hal yang sangat miris yaitu pemeran sosok viral wanita kebaya merah hanya dibayar ratusan ribu rupiah saja, video yang viral tersebut ternyata sudah direkam sejak 8 bulan lalu di sebuah hotel Surabaya.

Dalam kasus ini keduanya akan mendekam di penjara selama belasan tahun lamanya, bagaimana tidak jutaan mata telah menyaksikan video syur kebaya merah yang tengah viral tersebut karena telah disebarluaskan dari jejak digital, saat ini keduanya terlihat di polres Surabaya menggunakan baju berwarna orange dengan borgol di tangannya, begini penampilannya :

 

Foto milik official Instagram @humaspoldajabar 

Selain itu masyarakat berbondong-bondong berkomentar mengenai penangkapan kedua sosok sejoli viral video kebaya merah tersebut, komentarnya sangat beragam. Berikut beberapa komentar netizen dalam sebuah postingan foto akun gosip :

“Elaaaah soal yang bau-bau pandan berlendir mah gercep amat sih nanganinnya, giliran kasus kanjuruhan sama si sampo lama amat prosesnya” ujar sebuah akun.

“baguslah ketangkep, meresahkan banget videonya, sampai-sampai suami saya nyari-nyari videonya” ujar akun @istrimuuuuu.

“kenapa sih di negara Wakanda +62 ini sangat cepat menangangi kasus prostitusi, bukan fokus dengan kasus institusinya sendiri agar segera selesai, dasar blablabla” ujar akun @stressedout.