SenandungRasaMedia – Dua hari menjelang gelaran KTT G20 yang akan diselenggarakan di Indonesia, banyak negara yang akan hadir dan turut di undang untuk meramaikan gelaran Event besar tersebut, terkhusus Indonesia saat ini menjadi tuan rumahnya yang berlokasi di Bali. Namun kabarnya Rusia hanya akan mengirim perwakilan saja karena Putin selaku Presiden Rusia sendiri mengonfirmasi tidak akan hadir.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar
Panjaitan, kabarnya hal tersebut sudah bisa dikonfirmasi melalui komunikasi
yang terjadi antara Presiden Indonesia yakni Joko Widodo dan Presiden Rusia
Vladimir Putin mengenai ketidakhadirannya tersebut. Tidak diceritakan lebih
detail mengenai alasan mengapa Putin tidak akan menghadiri KTT G20.
Namun beredar kabar hal tersebut karena konflik sebelumnya yang
melibatkan 2 negara Rusia dan Ukraina, masih belum dapat dipastikan alasan
jelas dan detailnya mengapa Putin Presiden Rusia tidak akan menghadiri KTT G20
yang akan diselenggarakan di Indonesia dalam waktu dekat ini.
Ada pun beberapa kemungkinan yang menjadi alasan Putin tidak akan hadir
dalam KTT G20, yakni mengenai konflik negaranya dengan negara Ukraina yang
belum selesai hingga saat ini, namun kabarnya Rusia telah mundur dan Ukraina
memenangkan peperangan yang terjadi.
Bukan tidak mungkin Rusia akan melakukan serangan kembali dengan
intensitas serangan yang lebih besar untuk membuat negara Ukraina menyetujui
segala negosiasi yang ada antara kedua negara tersebut.
Seperti yang kita ketahui G20 merupakan forum kerja sama multilateral
yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU). G20 merepresentasikan
lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia.
Adanya KTT G20 ini yakni sebuah metode untuk mengajak kerja sama negara-negara
yang terlibat di dalamnya dalam aktivitas perdagangan global yang akan sangat
bermanfaat untuk seluruh dunia mengenai keberlangsungan ekonomi setiap Negara.
Selain itu sebelumnya Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa di tahun
2023 akan sangat gelap karena resesi yang akan terjadi terhadap seluruh dunia,
hal tersebut disampaikan sesudah Presiden Joko Widodo berkomunikasi dengan
beberapa negara.


0 comments:
Post a Comment