SenandungRasaMedia – Telah Beredar kabar penghadangan dan pengusiran tim sepeda Greenpeace di Probolinggo Jelang KTT G20 merupakan suatu bentuk pembatasan kebebasan berpendapat. Padahal kegiatan tim sepeda Greenpeace bertujuan untuk mengkampanyekan bahaya krisis iklim kepada masyarakat, mendokumentasikan nya, serta mempromosikan gaya hidup minim jejak karbon melalui bersepeda.
Rentetan kejadian pembatasan tersebut merupakan kegiatan jelang
perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang tak hanya dialami oleh
Greenpeace. Beberapa organisasi masyarakat sipil di Bali mengalami hal serupa,
bahkan ada yang kegiatannya sampai dibubarkan. Dengan adanya penghadangan dan
pengusiran tim sepeda Greenpeace jelang KTT G20 di Probolinggo merupakan
pembatasan kebebasan berpendapat, benarkah?
Kabarnya masyarakat Bali mengalami hal serupa,
pasalnya kegiatannya ada yang sampai terpaksa terhenti pada saat itu, maraknya
kejadian pembatasan kebebasan berpendapat ini terjadi jelang KTT G20. Salah satunya
yang terjadi di Probolinggo yang melibatkan tim sepeda Greenpeace di Probolinggo
yang seakan dibatasi dalam kebebasan berpendapat, padahal kegiatan tersebut
merupakan kegiatan yang sangat positif.
Menanggapi hal tersebut Greenpeace Indonesia
mengadakan konferensi pers pada Rabu, 9 November 2022 Pukul 10.00 - 12.00 WIB yang
melibatkan beberapa narasumber seperti Leonard Simanjuntak selaku Kepala
Greenpeace Indonesia, M. Isnur selaku Ketua Umum YLBHI, Ahmad Ashov mewakili
Bersihkan Indonesia, Choirul Anam selaku Komisioner Komnas HAM RI, Rafii Fuji
Berkah selaku Tim Pesepeda.
Langkah konferensi pers tersebut di ambil karena
menimbulkan polemik dan keresahan sulitnya mengemukakan pendapat bagi para
aktivis yang menggaungkan pendapat mengenai kebersihan lingkungan. Seperti yang
kita ketahui nama Greenpeace Indonesia berdiri sejak tahun 1971, motivasi dan
visi untuk menjadikan dunia menjadi hijau dan damai berawal. Sekelompok aktivis
berlayar dari Vancouver, Canada dengan kapal nelayan tua, Phyllis Cormack.
Mereka adalah para aktivis pendiri Greenpeace, mereka percaya bahwa setiap
orang dapat melakukan perubahaan.

0 comments:
Post a Comment